Partisipasi Dalam Usaha Pembelaan Negara Indonesia

Partisipasi Dalam Usaha Pembelaan Negara Indonesia

PARTISIPASI SEBAGAI WARGA NEGARA  DALAM USAHA PEMBELAAN NEGARA

Rakyat sebagai salah satu unsur mutlak suatu negara, memiliki peranan yang sangat penting dalam melaksanakan pembangunan berbagai aspek kehidupan. Masyarakat juga harus meningkatkan kesadaran diri akan makna berbangsa dan bernegara, menghayati arti demokrasi, mewujudkan rasa cinta tanah air, dan pengabdian pada masyarakat secara tulus dan ikhlas.Untuk itu setiap warga negara memiliki jaminan hukum untuk melaksanakan hak dan kewajibannya yang diberikan negara. Salah satu hak dan kewajiban warga negara adalah ikut serta dalam usaha pembelaan negara. Upaya bela negara sebagaimana diatur UU No. 3 tahun 2002 diselenggarakan melalui:
a. Pendidikan kewarganegaran;
b. Pelatihan dasar kemiliteran secara wajib;
c.  Pengabdian sebagai prajurit TNI secara suka rela atau secara wajib;
d.  Melalui pengabdian sesuai dengan profesi.

Setiap warga negara dituntut memiliki kemauan, kemampuan, dan komitmen untuk berpartisipasi dalam usaha pembelaan negara. Usaha pembelaan negara berkaitan dengan upaya mempertahankan negara dari ancaman dan gangguan. Oleh karena itu usaha pembelaan negara sangat penting dilakukan oleh setiap warga negara. Ada beberapa alasan mengapa usaha pembelaan negara penting dilakukan oleh setiap warga negara Indonesia, diantaranya yaitu:

  1. Untuk mempertahankan negara dari berbagai ancaman;
  2. Untuk menjaga keutuhan wilayah negara;
  3. Merupakan panggilan sejarah;
  4. Merupakan kewajiban setiap warga negara.

Mempertahankan negara merupakan salah satu fungsi negara yang sangat penting dalam kaitannya dengan usaha pembelaan negara. Setiap negara mesti menyelenggarakan beberapa fungsi minimum yang mutlak perlu yaitu:

1)        Fungsi penertiban (law and order); Untuk mencapai tujuan bersama dan mencegah bentrokan-bentrokan dalam masyarakat, maka negara harus melaksanakan penertiban atau bertindak sebagai stabilisator.

2)        Fungsi kesejahteraan dan kemakmuran; Untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran rakyat diperlukan campur tangan dan peran aktif dari negara.

3)        Fungsi Pertahanan; yaitu untuk menjaga kemungkinan serangan dari luar, sehingga negara harus diperlengkapi dengan alat-alat pertahanan.

4)        Fungsi keadilan; yang dilaksanakan melalui badan-badan pengadilan.

 

Dalam usaha pembelaan negara, peranan TNI sebagai alat pertahanan negara sangat penting dan strategis karena TNI memiliki tugas untuk :

  • Mempertahankan kedaulatan negara dan keutuhan wilayah;
  • Melindungi kehormatan dan keselamatan bangsa;
  • Melaksanakan operasi militer selain perang;
  • Ikut serta secara aktif dalam tugas pemeliharaan perdamaian regional dan internasional (Pasal 10 ayat (3) UURI Nomor 3 Tahun 2002).

Menurut penjelasan UURI Nomor 3 Tahun 2002, ancaman militer dapat berbentuk antara lain:

  • Agresi berupa penggunaan kekuatan bersenjata oleh negara lain terhadap kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara, dan keselamatan segenap bangsa;
  • Pelanggaran wilayah yang dilakukan oleh Negara lain, baik menggunakan kapal maupun pesawat non komersial;
  • Spionase yang dilakukan oleh negara lain untuk mencari dan mendapatkan rahasia militer;
  • Sabotase untuk merusak instalasi penting militer dan objek vital nasional yang membayakan keselamatan bangsa;
  • Aksi teror bersenjata oleh jaringan terorisme internasional atau bekerja sama dengan teorisme dalam negeri;
  • Pemberontakan bersenjata;
  • Perang saudara yang terjadi antara kelompok masyarakat bersenjata dengan kelompok masyarakat bersenjata lainnya.

 

Ancaman dan gangguan terhadap kepentingan pertahanan negara Indonesia di masa datang, meliputi :

  • Terorisme internasional yang memiliki jaringan lintas negara dan timbul di dalam negeri.
  • Gerakan separatis yang berusaha memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia terutama gerakan separatis bersenjata yang mengancam kedaulatan dan keutuhan wilayah Indonesia.
  • Aksi radikalisme yang berlatar belakang primordial etnis, ras dan agama serta ideologi di luar Pancasila, baik berdiri sendiri maupun memiliki keterkaitan dengan kekuatan-kekuatan di luar negeri.
  • Konfl ik komunal, kendatipun bersumber pada masalah sosial ekonomi, namun dapat berkembang menjadi konfl ik antar suku, agama maupun ras/keturunan dalam skala yang luas.
  • Kejahatan lintas negara, seperti penyelundupan barang, senjata, amunisi dan bahan peledak, penyelundupan manusia, narkoba, dan bentuk-bentuk kejahatan terorganisasi lainnya.
  • Kegiatan imigrasi gelap yang menjadikan Indonesia sebagai tujuan maupun batu loncatan ke negara lain.
  • Gangguan keamanan laut seperti pembajakan/ perompakan, penangkapan ikan secara ilegal, pencemaran dan perusakan ekosistem.
  • Gangguan keamanan udara seperti pembajakan udara, pelanggaran wilayah udara, dan terorisme melalui sarana transportasi udara.
  • Perusakan lingkungan seperti pembakaran hutan, perambahan hutan ilegal, pembuangan limbah bahan beracun

Beberapa fungsi negara yaitu ketertiban umum, perlindungan masyarakat, keamanan rakyat, dan perlawanan rakyat. Semua fungsi digunakan dalam keadaan damai terkecuali fungsi perlawanan rakyat, yang hanya difungsikan dalam keaadaan darurat. TNI berperan aktif dalam fungsi ini, dibantu oleh rakyat terlatih.

 

Perilaku Yang Harus Ditampilkan Dalam Berlalu Lintas Sebagai Wujud Partisipasi Usaha Bela Negara

Perilaku yang harus dilakukan sebagai warga negara yang baik, warga negara yang tahu akan hak dan kewajibannya, adalah mentaati semua ketentuan peraturan perundangan yang berlaku, termasuk berlalu lintas. Perilaku berlalu lintas berarti perilaku dalam menggunakan jalan selalu metaati rambu-rambu, isyarat dan dan menjaga diri demi keamanan di jalan. Perilaku seperti: berhenti ketika lampu menyala merah, tidak boleh terlalu cepat mengendarai motor ketika di jalan raya, menggunakan helm demi pengaman diri, membawa surat-surat kendaraan bermotor ketika mengendarai motor atau mobil, memakai sabuk pengamanan, melengkapi alat-alat perlengkapan motor/ mobil. dsb. Apabila setiap warga negara menaati dan mematuhi ketentuan yang berlaku, itu merupakan wujud usaha bela negara.

Supaya hidup tertib, aman, dan damai  maka diperlukan  negara. Negara akan tegak berdiri jika dipertahankan oleh setiap warga negaranya. Oleh karena itu, membela negara sangat penting dilakukan oleh setiap  warga negaranya.  Ada beberapa alasan mengapa usaha pembelaan negara penting dilakukan oleh setiap warga negara Indonesia, diantaranya yaitu:

  1. untuk mempertahankan negara dari berbagai ancaman;
  2. untuk menjaga keutuhan wilayah negara;
  3. merupakan panggilan sejarah;
  4. merupakan kewajiban setiap warga negara.

 

Perwujudan Upaya Bela Negara dalam Suatu Kehidupan

Sebagai warga negara yang cinta tanah air, kita harus ikut serta dalam upaya pertahanan dan keamanan yang dimulai dari lingkungan sekitar. Para pejuang kemerdekaan dalam berjuang tidak mengharapkan imbalan. Mereka berjuang tanpa pamrih. Sikap demikian adalah sikap patriot sejati.

Ciri-cirinya sebagai berikut :

  • Cinta tanah air,
  • Rela berkorban,
  • Menempatkan persatuan dan kesatuan, dan
  • Mengutamakan keselamatan bangsa dan negara.

Keikutsertaan dalam menciptakan keamanan dan ketertiban dalam lingkungan setempat akan dapat menciptakan adanya :

  • Keamanan dan ketertiban lingkungan,
  • Ketenangan dan ketentraman hidup,
  • Suasana kehidupan menjadi sejuk,
  • Kehidupan masyarakat menjadi sejuk, dan
  • Tidak adanya suatu kerusuhan dan kekacauan.

 

Keikutsertaan setiap warga negara dalam upaya pertahanan dan keamanan dalam kehidupan sehari-hari :

  1. Di Lingkungan Keluarga
  • Setiap anggota keluarga menjalankan tugas dengan tertib,
  • Setiap anggota keluarga menjaga nama baik keluarga,
  • Setiap anggota keluarga menjaga kerukunan hidup,

 

  1. Di Lingkungan Sekolah
  • Menaati tata tertib sekolah,
  • Menjalin kerja sama antarsiswa,
  • Mengikuti upacara bendera dengan tertib,
  • Menyelesaikan tugas yang diberikan guru,

 

  1. Di lingkungan masyarakat
  • Ikut bergotong royong,
  • Ikut menjaga keamanan lingkungan,
  • Menjalin hubungan baik sesama anggota masyarakat,

  1. Di Lingkungan Negara
  • Menjaga kelestarian tanah air Indonesia,
  • Mengamalkan Pancasila dan UUD 1945,
  • Mematuhi perundang-undangan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *