Bahasa Indonesia Contoh Menulis Ulang Cerpen

Bahasa Indonesia Contoh Menulis Ulang Cerpen

Contoh Menulis Ulang Cerpen :

 

NOMOR KEJUTAN 10 BUAT NIKO

Oleh: Ginza Devisi Amarina

Rumah megah dengan cat merah di bagian depan, dan cat putih di bagian samping kanan dan kiri rumah dengan pagar besar yang menjulang ke langit yang berwarna merah, tidak luput juga di dalam rumah ini yang bernuansa merah putih disetiap ruangan. Di dalam rumah ini terdapat salah satu kamar yang benuansa merah dengan gambar-gambar Manchester United, sehingga seperti ruangan yang membara dan panas jika Manchester United sedang berlaga di rumput hijau.

Niko sang pencinta klub sepak bola United, maka dari itu rumahnya yang selalu ada warna merah disetiap ruangan. Tetapi tidak untuk hari ini warna merah itu meleleh bagaikan mentega yang dipanas kan, sehingga membuat Niko sengaja bangun kesiangan dan tidak punya semangat untuk beraktifitas. Kekecewaan Niko itu seperti bunga layu yang lama tak disiram.

Jam dinding yang selalu berputar kini menunjukkan jam 06.25 pagi, seharusnya niko sudah berangkat ke sekolah naik mobil antar-jemputnya hanya tetapi niko berencana naik angkot saja, karena kekecewaan dan malu menyelimuti dirinya yang pasti akan diejek teman-teman antar- jemputnya.

Niko pun berangkat menggunakan angkot, di dalam angkot yang panas dan berdebu anak ini seolah-olah menghiraukannya, anak ini hanya melamun kan klub kesayangannya “mengapa harus kalah melawan klub kecil seperti sheffield united” kata lubuk hatinya paling dalam. Niko sangat kecewa besar dan tidak terima karena klub kesayangan nya harus takluk di tangan Sheffield United.

Sampailah di depan pintu gerbang sekolah yang terbuka lebar menyambut kedatangan Niko. Sekolah anak ini termasuk sekolah bertaraf nasional. Anak ini pun berjalan menuju kelas nya dengan pasrah dan manarik nafas dalam-dalam bila sewaktu-waktu teman-temannya menjelekkan klub kesayangannya itu.

Sesampainya di depan pintu kelas Niko berdoa agar teman sekelasnya tidak mengejek manchester united yang mengalami kekalahan di kandang sendiri. Niko memasukki kelasnya langakah demi langkah menuju bangkunya, “selamat ya Niko” kata salah satu teman perempuannya dengan tiba-tiba dan membuat niko bingung dan kaget, tetapi Niko hanya membalas dengan senyuman kecil.

Kebingungan niko itu mulai pergi, Niko menyadari mengapa dia diberi selamat karena dia mendapatkan nilai ujian matematika 10, dan tertinggi di sekolahnya, dan lagi niko direkomendasikan untuk mengikuti ulimpiade matematika se-Jawa Timur.

Nilai 10 itulah yang sudah menyadarkan Niko bahwa nilai tinggi dan tebaik yang harus dibanggakan bukan Manchester United.

 

Baca Selanjutnya Sifat-Sifat Tokoh Dalam Novel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *